Upgrading GSC-5 2022


09 April 2022

        Paduan Suara Mahasiswa FMIPA UM Gema Suara Cipta 5 (GSC-5) telah melaksanakan kegiatan UPGRADING setiap tahunnya. UPGRADING merupakan program kerja tahunan dari Bidang Pengembangan Organisasi yang diselenggarakan 1 kali dalam tiap periode kepengurusan dengan tujuan untuk memperkenalkan lebih dalam mengenai GSC-5 kepada anggota baru dan memberikan wawasan mengenai organisasi serta menjalin solidaritas antar anggota. Pada kesempatan kali ini, UPGRADING GSC-5 2022 dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan mengusung tema “Menjalin Harmonisasi untuk Organisasi yang Lebih Serasi”. UPGRADING GSC-5 2022 diselenggarakan dengan tujuan memperkenalkan GSC-5 sebagai salah satu wadah pengembangan bakat di bidang music khususnya tarik suara kepada pengurus GSC-5, meningkatkan kualitas dan kuantitas pengurus GSC-5, memupuk kerja sama tim yang baik, dan menjalin kekeluargaan antar pengurus GSC-5.

        Kegiatan UPGRADING GSC-5 2022 dilaksanakan pada Sabtu, 9 April 2022, tepatnya pada pukul 07.30 WIB. Kegiatan ini dibuka oleh MC yang merupakan salah satu panitia penyelenggara yaitu Hikmatul Khasanah dan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Ketua Pelaksana UPGRADING GSC-5 2022, Ketua Umum GSC-5 2022, dan Gubernur Mahasiswa FMIPA UM. Setelah sambutan, kegiatan selanjutnya diambil alih oleh Moderator yaitu Laila Nur Safitri yang akan memandu jalannya kegiatan sesi penyampaian materi, tanya jawab, dan game.

        Materi sesi pertama diberikan oleh Saudari Tria Anggraini selaku Ketua Umum DMF MIPA UM mengenai Teknik Persidangan. Setelah penyampaian materi Teknik Persidangan, terdapat sesi tanya jawab. Pertanyaan yang diajukan peserta adalah mengenai bagaimana jika dalam suatu sidang terdapat dua opsi yang sampai akhir belum bisa disepakati. Pertanyaan tersebut dijawab oleh saudari Tria Anggraini selaku pemateri Teknik Persidangan. “Misalnya ada tiga opsi yang tidak disepakati maka akan diadakan justifikasi untuk masing-masing opsi. Jika opsi satu, opsi dua juga, dan opsi tiga tidak disepakati maka dilanjutkan ke poin selanjutnya yaitu afirmasi. Afirmasi merupakan penguatan dari pengaju opsi. Misalnya jika dari tiga opsi tadi, opsi ketiga tadi tidak ada yang justifikasi, maka opsi ketiga dinyatakan gugur dan tersisa dua opsi. Dari dua opsi tersebut maka ditawarkan afirmasi ke pengaju opsi. Setelah masing-masing pengaju opsi mengajukan afirmasi dan masih sama-sama tidak sepakat, maka diberikan tiket persidangan selanjutnya yaitu lobbying. Lobbying dilakukan untuk menghasilkan opsi lain untuk memutuskan kesepakatan, jika dari lobbying masih belum bisa disepakati maka diadakan voting. Dan jika hasil voting seri atau sama, maka diajukan voting lagi, dan jika hasilnya tetap sama maka dinamakan deadlock atau persidangan sudah tidak bisa dilanjutkan atau persidangan harus diskors. Pada saat skorsing sidang, maka pimpinan sidang mendiskusikan opsi mana yang bisa disepakati, dan hasil deadlock ini merupakan hak prerogatif dari pimpinan sidang. Hasilnya keputusan yang diberikan pimpinan sidang adalah mutlak dan bisa diambil dari salah satu opsi maupun opsi lainnya”, jawab Saudari Tria Anggraini.

        Materi sesi kedua diberikan oleh Saudari Yeni Audina selaku Ketua Bidang Kreativitas GSC-5 Periode 2021 mengenai Editing. Setelah penyampaian materi Editing, terdapat sesi tanya jawab. Pertanyaan yang diajukan peserta adalah mengenai bagaimana jika dalam suatu organisasi jika kita diberi tugas untuk membuat desain harus memiliki fungsi, nilai keindahan, dan berguna bagi manusia, jika hasil yang buat sudah sesuai dengan fungsi, nilai keindahan, dan berguna bagi manusia, tetapi pihak yang mengoreksi tidak tahu makna di dalam desain tersebut dan hanya menilai dari enak tidaknya saat dilihat, bagaimana menanggapinya. Pertanyaan tersebut dijawab oleh saudari Yeni Audia selaku pemateri Editing. “Konsultasikan desain tersebut kepada orang lain. Jadi ketika membuat desain juga harus memperhatikan pendapat orang lain, karena selain desain itu dinilai dari fungsi, nilai keindahan dan lain-lain, desain juga berkaitan erat dengan seni ataupun art-nya. Jadi enak dipandang juga merupakan salah satu unsur desain itu sendiri”, kata Saudari Yeni Audina.

        Materi sesi ketiga diberikan oleh Saudari Sharon Mahar Tanjung selaku Wakil Ketua Umum GSC-5 Periode 2021 mengenai Sejarah GSC-5. Setelah penyampaian materi Sejarah GSC-5, terdapat sesi tanya jawab. Pertanyaan yang diajukan peserta adalah mengenai angka 5 melambangkan lima elemen, bagaimana jika dikaitkan dengan logo yang dimiliki GSC-5, karena dalam logo GSC-5 itu sendiri tidak ada unsur elemennya. Pertanyaan tersebut dijawab oleh Saudari Sharon Mahar Tanjung selaku pemateri Sejarah GSC-5. “Di logo GSC-5 memang tidak menggambarkan 5 elemen yang ada di bumi sesuai dengan pengertiannya. Sebenarnya logo GSC-5 memang tidak pernah diganti. Namun karena semangat dari GSC-5 itu sendiri adalah kreativitas tanpa batas, jika ada usulan mengenai logo, bisa dipertahankan, diubah, atau dikembangkan, tetapi harus diperhatikan juga dari kebijakan yang ada dari ormawa FMIPA”, jawab Saudari Sharon Mahar.

       Materi sesi keempat diberikan oleh Saudari Afina Afidhotun Nisa selaku Ketua Bidang Kepelatihan GSC-5 Periode 2021 mengenai Musik dan Paduan Suara. Setelah penyampaian materi Musik dan Paduan Suara, terdapat sesi tanya jawab. Pertanyaan yang diajukan peserta adalah mengenai apa yang menjadi motivasi mbak Afina untuk ikut menjadi singer. Pertanyaan dijawab oleh Saudari Afina selaku pemateri Musik dan Paduan Suara. “Dari dulu sudah tertarik dengan bidang tarik suara, karena dari SD, SMP, SMA sudah ikut beberapa kegiatan yang berkaitan dengan tarik suara, dari situlah yang menambah motivasi untuk ikut menjadi singer”, kata Saudari Afina.

            Materi sesi kelima diberikan oleh Saudari Aura Sya’banningrum selaku Sekretaris Umum GSC-5 Periode 2021 mengenai Administrasi dan Persuratan. Setelah penyampaian materi Administrasi dan Persuratan,  terdapat sesi tanya jawab. Pertanyaan yang diajukan peserta adalah mengenai jika mengurus persuratan akan berhubungan dengan BEMFA, bagaimana menjaga komunikasi dengan pihak BEMFA, karena dari pengalaman sering terjadi mis dari pihak BEMFA maupun dari pihak GSC-5 yang masih banyak salahnya, mungkin ada saran bagaimana agar komunikasi bisa tetap berjalan dengan baik. Pertanyaan dijawab oleh Saudari Aura selaku pemateri Administrasi dan Persuratan. “Untuk komunikasi terkait persuratan, biasanya pihak BEMFA menyediakan alur, format, dan informasi-informasi mengenai persuratan. Nah cara menjaganya adalah ketika berkonsultasi dengan pihak BEMFA dan ada kesalahan yang saya lakukan akan saya catat satu-persatu sehingga ketika akan berkonsultasi lagi dengan pihak BEMFA sehingga tidak melakukan kesalahan yang sama. Dan untuk menjaga komunikasi yang berjalan dengan pihak BEMFA tidak hanya berjalan mengenai administrasi dan persuratan, tetapi juga tentang bagaimana cara membangun hubungan yang baik antar mahasiswa. Jika sudah mempunyai hubungan yang baik, maka ketika berkonsultasi terkait dengan administrasi dan persuratan juga akan lebih enak”, pungkas Saudari Aura.

        Ketika kegiatan sedang berlangsung tentunya peserta merasa jenuh dan bosan. Untuk itu panitia mempersiapkan game dengan pertanyaan-pertanyaan yang berasal dari materi yang telah disampaikan, sehingga dapat terlihat peserta yang menyimak materi atau tidak. Game dilaksanakan sebanyak lima kali, yaitu setelah penyampaian setiap materi dan tanya jawab. Setelah game kelima terlaksana, acara selanjutnya diserahkan kembali kepada MC untuk memperlihatkan hasil karya peserta UPGRADING berupa video song cover dan video untuk memperkenalkan GSC-5, dan dilanjutkan dengan pengumuman kelompok terbaik serta penyampaian kesan dan pesan dari peserta UPGRADING. Kemudian, kegiatan diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Saudara Karman Maulana.

        Pelaksanaan UPGRADING GSC-5 2022 berjalan dengan baik dan lancar, meskipun dimulai sedikit terlambat dari jadwal yang telah disusun. Kendala yang dialami pada pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan UPGRADING GSC-5 selanjutnya agar lebih baik.

Komentar